Monday, 23 April 2018

Indonesia sukses menjadi tuan rumah Kegiatan CTI-CFF berskala Regional

IMG_9547

Jakarta, dari beberapa rangkaian kegiatan CTI-CFF yang berskala Regional yang telah terselenggara, diantaranya CTI-CFF Meeting on Budget, Financial and Staff Matters, Financial Resources Working Group (FRWG), Coordination Mechanism Working Group (CMWG) 16-19 April 2018, yang kemudian dilanjutkan dengan Multilateral Meeting on the Nomination of Lesser Sunda and Bismarck Solomon Seas Ecoregion as Priority Seascapes pada tanggal 20 April 2018. Tujuan dari rangkaian pertemuan ini adalah untuk menindaklanjuti keputusan yang telah dimandatkan dalam CTI-CFF 13th Senior Officials’ Meeting tahun 2017 di Manila, Filipina.

Untuk Agenda pada hari pertama adalah pembahasan CTI-CFF Staff Regulation dan Staff Rules and Procedure. Pertemuan ini bertujuan untuk meninjau kembali Staff Regulation yang sudah ada sekarang maupun Draft Staff Rules and Procedure. Dikarenakan intensnya pembahasan agenda pada hari ke-1 dan terbatasnya waktu, maka agenda Financial Regulation dan Usulan Budget tahun 2018 tidak dapat dibahas di hari ke-1. Sehingga pertemuan ini hanya menghasilkan rekomendasi terkait Staff Regulation diantaranya:

  1. Komite Koordinasi Nasional (NCC) dari Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, Kepulauan Solomon, dan Timor-Leste (yaitu CT5) meninjau dan membahas usulan amandemen Staff Regulation dari Filipina bersama dengan komentar dan rekomendasi untuk hal yang sama dari Malaysia
  2. Pertemuan meminta NCC Filipina untuk memberikan umpan balik/saran terkait masukan terkonsolidasi pada amandemen Peraturan Staf yang disetujui oleh CT5.
  3. NCC Filipina menegaskan bahwa saran akan disampaikan paling lambat pada akhir April 2018.

Sementara pada sesi Review terhadap Draft Staff Rules and Procedure diperoleh rekomendasi Komite Koordinasi Nasional (NCC) dari Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, Kepulauan Solomon, dan Timor-Leste (yaitu CT5) meninjau dan membahas Draft Staff Rules and Procedure yang disiapkan oleh Sekretariat Regional, dan NCC dari CT5 menghasilkan draf masukan terkonsolidasi yang disepakati pada Draft Staff Rules and Procedure. Pertemuan meminta NCC Filipina untuk memberikan umpan balik/saran mengenai masukan yang terkonsolidasi terhadap Draft Staff Rules and Procedure yang disepakati oleh CT5, dan NCC Filipina menegaskan bahwa umpan balik akan disampaikan paling lambat pada akhir April 2018.

Pada pertemuan hari kedua Agenda yang dibahas  adalah pembahasan CTI-CFF Financial Regulation dan Draft Financial Rules and Procedure. Pertemuan ini bertujuan untuk meninjau kembali Financial Regulation yang sudah ada sekarang maupun Draft Financial Rules and Procedure. Rekomendasi yang dihasilkan pada sesi agenda Financial Regulation adalah sebagai berikut: Komite Koordinasi Nasional (NCC) dari Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, Filipina, Kepulauan Solomon, dan Timor-Leste meninjau dan membahas usulan amendemen Financial Regulation dari Filipina bersama dengan komentar dan rekomendasi untuk sama dari Malaysia; dan Menyetujui untuk membentuk Budget Committee untuk mengevaluasi anggaran yang diusulkan dari Sekretariat Regional termasuk penelaahan atas laporan laporan keuangan yang telah diaudit sebelum penerimaan CSO dan menyiapkan rekomendasi kepada CTI-COM / CTI-CSO.

Untuk sesi pembahasan Draft Financial Rules and Procedure diperoleh rekomendasi  meminta Sekretariat Regional untuk menyelaraskan Draft Financial Rules and Procedure dengan versi Perubahan Financial Regulation dan meminta Sekretariat Regional untuk mengedarkan Revisi Draft Financial Rules and Procedure setelah harmonisasi ke seluruh NCC paling lambat 30 Juni 2018 untuk peninjauan dan pertimbangan lebih lanjut.

Pada hari ketiga dan keempat pembahasan Financial Regulation Working Group Meeting; Coordination Mechanism Working Group Meeting; dan Agenda Pembahasan CTI-CFF Regional Secretariat Proposed Budget 2018-2019. Pada sesi FRWG, perwakilan dari ADB/GEF-7 telah mempresentasikan mengenai gambaran umum Global Environment Facility (GEF) dan Green Climate Fund (GCF). Kemudian dilanjutkan dengan presentasi dari GWG Coordinator Sekretariat Regional yang telah menyampaikan laporan terkait Project Initiation Specialist (PIS); Kerangka Acuan (ToR) FRWG; Cost Benefit Analysist (CBA); dan Unfunded Technical Working Group Activities. Karena terbatasnya waktu dan padatnya agenda pembahasan, maka khusus agenda CMWG tidak dapat dibahas lebih lanjut dalam pertemuan. Agenda CMWG diusulkan akan dibahas pada Pre SOM 14 di Manila, Filipina.

WhatsApp Image 2018-04-20 at 09.52.35

Pertemuan terakhir pada hari kelima Multilateral Meeting on the Nomination of Lesser Sunda and Bismarck Solomon Seas Ecoregion as Priority Seascapes. Pertemuan ini diselenggarakan oleh Pokja Bentang Laut (Seascape) CTI-CFF Indonesia yang difasilitasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiaman,

Usulan Tindak Lanjut dari Pertemuan ini dalam penyelenggaraan Special SOM pada tanggal 28 Mei 2018 di Manila, Filipina nanti adalah untuk membahas tanggapan CT6 terhadap kinerja Executive Director Sekretariat Regional CTI-CFF dan Stafnya, dan NCC Indonesia akan mengadakan pertemuan kooordinasi pada tanggal 9 Mei 2018 dengan mengundang Sekretariat Regional dan Kementerian/Lembaga terkait guna membahas panduan mengenai peraturan kepegawaian dan peraturan keuangan sekretariat organisasi internasional yang berdiri di Indonesia.